Blog

Jangan Asal Menggunakan Produk Eksfoliasi! Kenali Perbedaan AHA, BHA, dan PHA Agar Skin Barrier Aman

cover Blog

Eksfoliasi

Banyak orang terjebak dalam tren skincare dengan harapan mendapatkan kulit "glowing" dalam semalam. Salah satu langkah yang paling sering dilakukan adalah eksfoliasi kulit. Namun, tanpa pemahaman yang benar, eksfoliasi kulit yang salah justru bisa menjadi bumerang yang merusak skin barrier (lapisan pelindung kulit), menyebabkan iritasi, hingga jerawat yang semakin parah. 

Artikel ini akan membahas tuntas bahan eksfoliasi kulit. Agar tidak salah langkah, mari kita mengenal tiga jenis eksfoliator paling populer: AHA, BHA, dan PHA.

Mengapa Kita Perlu Eksfoliasi?

Secara alami, sel kulit kita berganti setiap 28 hari. Namun, faktor usia, polusi, dan gaya hidup seringkali membuat sel kulit mati "betah" menumpuk di permukaan. Penumpukan ini mengakibatkan wajah kusam, tekstur kasar, dan pori-pori tersumbat.

Eksfoliasi kimia bekerja dengan melarutkan ikatan sel kulit mati tersebut secara lembut tanpa perlu digosok kasar.

Perbedaan AHA, BHA dan PHA

  1. AHA (Alpha Hydroxy Acids)

    AHA bersifat larut dalam air. Karena molekulnya bekerja di lapisan teratas kulit, AHA sangat efektif untuk mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di permukaan.

    - Jenis Populer : Glycolic Acid (paling kuat), Lactic Acid (lebih lembut), dan Mandelic Acid.
    - Fungsi Utama : Memudarkan bekas jerawat (PIH), meratakan warna kulit, dan memperbaiki tekstur yang kasar.
    - Cocok Untuk : Kulit kering dan kulit dengan masalah penuaan (flek hitam/garis halus).
    - Catatan : AHA meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari, jadi wajib menggunakan sunscreen di siang hari.
  2. BHA (Beta Hydroxy Acid)

    Berbeda dengan AHA, BHA bersifat larut dalam lemak (minyak). Hal ini memungkinkannya masuk ke dalam pori-pori untuk membersihkan sumbatan minyak dan kotoran.

    - Jenis Populer : Salicylic Acid.
    - Fungsi Utama : Mengatasi komedo (blackheads/whiteheads), mengontrol minyak berlebih, dan meredakan jerawat karena sifat anti-inflamasinya.
    - Cocok Untuk : Kulit berminyak, kombinasi, dan acne-prone (mudah berjerawat).
  3. PHA (Polyhydroxy Acids)

    PHA sering disebut sebagai "adik" dari AHA. Molekul PHA jauh lebih besar dibandingkan AHA dan BHA, sehingga ia tidak meresap terlalu dalam dan bekerja sangat perlahan di permukaan kulit.

    - Jenis Populer : Gluconolactone dan Lactobionic Acid.
    - Fungsi Utama : Eksfoliasi sangat ringan sekaligus menghidrasi kulit (bersifat humektan).
    - Cocok Untuk : Kulit sensitif, penderita rosacea, atau pemula yang baru ingin mencoba eksfoliasi kimiawi.

Perbandingan Cepat: AHA vs BHA vs PHA 

Karakter AHA  BHA  PHA
Kelarutan  Air Minyak/Lemak Air
Area Kerja  Permukaan Kulit Dalam Pori-Por Permukaan (Paling Luar)
Masalah Utama Tekstur & Warna Jerawat & Komedo  Kulit Kering & Sensitif
Efek Samping  Cukup Sensitif Bisa Mengeringkan Sangat Minim Iritasi 

Tips Aman Eksfoliasi Agar Skin Barrier Tetap Sehat 

Agar kulit tidak kemerahan, perih, atau mengelupas ekstrim, ikuti panduan berikut :

  1. Patch Test: Coba produk di area rahang hingga di bawah telinga sebelum ke seluruh wajah.
  2. Mulai dengan periodik: Gunakan 1-2 kali seminggu saja di awal. Jangan langsung setiap hari!
  3. Hidrasi adalah Kunci: Setelah eksfoliasi, gunakan moisturizer yang mengandung Ceramide, Hyaluronic Acid, atau Centella Asiatica untuk menenangkan kulit.
  4. Jangan Campur Sembarangan: Hindari menggunakan eksfoliator bersamaan dengan Retinol atau Vitamin C dosis tinggi dalam satu waktu pemakaian yang sama.

Ingat: Eksfoliasi bukan tentang seberapa kuat produknya, tapi seberapa tepat produk tersebut memenuhi kebutuhan kulitmu.

Kesimpulan 

  1. Eksfoliasi Bukan Musuh, Tapi Perlu Ilmu: Eksfoliasi kimia (AHA, BHA, PHA) adalah cara efektif mengangkat sel kulit mati tanpa gesekan kasar, namun pemilihannya harus disesuaikan dengan jenis kulit agar tidak merusak skin barrier.
  2. Pilih Sesuai Masalah Kulit:
    - AHA:
    Untuk tekstur kasar, kusam, dan penuaan (larut air). 
    - BHA: Untuk jerawat, komedo, dan minyak berlebih (larut minyak).
    - PHA: Untuk kulit sensitif atau pemula (molekul besar & lembut).
  3. Kunci Keamanan: Penggunaan harus dimulai dari konsentrasi rendah, frekuensi bertahap (1-2 kali seminggu), wajib menggunakan sunscreen, dan selalu diiringi dengan hidrasi (pelembap).

Ingin Menghadirkan Produk Eksfoliasi yang Aman untuk Masyarakat? 

Melihat tingginya kebutuhan akan produk eksfoliasi yang efektif namun tetap menjaga skin barrier, ini merupakan peluang besar bagi Anda yang ingin terjun ke industri kecantikan. Namun, membuat produk eksfoliasi tidak boleh sembarangan; dibutuhkan formulasi yang tepat agar hasilnya maksimal tanpa merusak kulit konsumen.

Inilah peran PT Tissan Nugraha Globalindo. Sebagai mitra maklon kosmetik yang berpengalaman, PT Tissan Nugraha Globalindo memahami bahwa keamanan formula adalah prioritas utama. 

Salah satu rekomendasi produk yang bisa Netissan develop di PT Tissan adalah Exfoliating Body Toner With 10% AHA (Glycolic Acid). Exfoliating product yang diformulasikan untuk kulit tubuh Kamu dengan kandungan AHA yang tinggi, sehingga lebih efektif untuk mengangkat sel kulit mati di kulit tubuh Kamu.

Mengapa bermitra dengan kami?

  • Formulasi Ahli: Tim R&D kami mampu menciptakan perpaduan AHA, BHA, dan PHA yang seimbang dan stabil.
  • Standar CPKB & Halal: Menjamin setiap produk yang Anda pasarkan telah melalui uji keamanan yang ketat dan juga halal.
  • Edukasi Produk: Kami membantu Anda menghadirkan produk yang tidak hanya "laris", tapi juga memberikan solusi nyata bagi masalah kulit konsumen.
  • Minimum Order yang Fleksibel mulai dari 300 pcs: Kami mendukung pertumbuhan brand lokal baik skala besar maupun pemula dengan kuantitas produksi yang dapat disesuaikan.

Bersama PT Tissan Nugraha Globalindo, Anda bisa mewujudkan brand skincare impian yang terpercaya dan berkualitas tinggi.

Jangan biarkan ide cemerlang Anda hanya menjadi rencana. Jadilah yang mengawali pasar dengan produk Exfoliating berkualitas tinggi yang benar-benar memberikan hasil nyata bagi konsumen.

Hubungi Kami Sekarang: Konsultasikan konsep produk Exfoliating impian Anda dengan tim ahli kami dan rasakan kemudahan membangun brand bersama manufaktur terpercaya.

Dapatkan prioritas penjadwalan dan konsultasi formulasi eksklusif bersama tim ahli kami.

  • WhatsApp Fast Response: +62 811 2643 186
  • Intip Pabrik Kami: @tissan.official (Instagram/TikTok)
  • Website Resmi: www.tissan.co.id
  • Office Marketing: Ruko Aniva Junction, Gading Serpong, Tangerang.

PT TISSAN NUGRAHA GLOBALINDO

Inovasi, Kualitas, dan Kepercayaan untuk Masa Depan Brand Anda.

#WithTissanWeCan #ProduksiTepatWaktu #OnTimeSelalu

REFERENSI 

Kornhauser, A., Coelho, S. G., & Hearing, V. J. (2010). Applications of hydroxy acids: classification, mechanisms, and photoactivity. Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology. 

Ditandre, K., et al. (2004). Polyhydroxy acids (PHAs) in photoaged skin. Dermatologic Surgery.

Babilas, P., et al. (2012). Cosmetic and dermatologic use of alpha hydroxy acids. Journal of the German Society of Dermatology.

Arif, T. (2015). Salicylic acid as a peeling agent: a comprehensive review. Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology. 

Green, B. A., et al. (2009). Clinical and cosmeceutical uses of hydroxyacids. Clinics in Dermatology.

icon whatsapp
icon
Loading...